Monday, September 22, 2008

How to Link PR to PO in MM SAP ?




SPRO -->Material Management --> Purchasing -->Define Document Type
Block Document Type --> Click Link Purchase Requisition --> Input Doc Types PR

Thursday, September 18, 2008

Holy Fruit - for every one !

Buah Zaitun yang memiliki nama latin Olea europaea merupakan jenis tanaman budidaya yang sengaja dibudidayakan dan tumbuh subur di dataran Mediterania, tepatnya di Crete Yunani kurang lebih 1500 SM silam. Kandungan zat-zat bermanfaat bagi kesehatan menjadikan buah zaitun sebagai primadona di kalangan bangsa Rumawi, sehingga di olah dalam bentuk minyak. Pada zaman dahulu pengolahan minyak zaitun dilakukan dengan cara menumbuk buah zaitun pada sebuah bejana terbuat dari batu, atau kayu atau dengan menggunakan baja untuk proses pengepresan (extraction), tetapi saat ini pengolahan minyak zaitun sudah menggunakan proses sentrifugasi yang sangat higienis

Minyak zaitun atau yang lebih sering disebut dengan olive oil banyak digunakan sebagai bahan tambahan masakan, campuran kosmetika, sabun, bahkan pada zaman dahulu digunakan sebagai bahan penerangan (lampu minyak sederhana). Minyak zaitun termasuk dalam minyak esensial tinggi karena tingginya kandungan lemak tak jenuh (asam oleat) serta polyphenol yang berfungsi sebagai anti oksidan yang sangat berguna bagi daya tahan tubuh kita.

Berdasarkan cara pengolahannya minyak zaitun dibedakan menjadi dua, yaitu:

a. Virgin Olive Oil
Minyak zaitun yang diperoleh dari hasil extract (pengepresan) buah zaitun secara physic tanpa ada tambahan bahan kimianya

b. Refined Olive Oil
Minyak zaitun yang dihasilkan, ditambahkan zat kimia dengan tujuan menetralisasi rasa alami dan kandungan asamnya. Jenis minyak ini merupakan minyak zaitun golongan kedua.

Sedangkan berdasar tingkatan kualitas minyak yang dihasilkan terbagi menjadi :

a. Extra Virgin Olive Oil
Merupakan minyak zaitun kualitas terbaik yang diperoleh dari pengepresan (extraction) pertama dan tingkat keasamannya kurang dari 0,8%. Pada minyak ini tidak ditambahkan zat kimia.
b. Virgin Olive Oil
VOO merupakan minyak kualitas kedua setelah Extra Virgin Olive Oil, dengan kandungan keasaman kurang dari 2%, dan memiliki cita rasa terbaik dianatara tingkatannya. Pada minya ini juga tidak ditambahkan zat kimia.

c. Olive Oil
Minyak zaitun yang diperoleh dari hasil pencampuran antara Virgin Olive Oil dan Refined Olive Oil, memiliki lebih dari 1% keasaman, dan aromanya telah berkurang.

d. Olive Pomace Oil
Jenis minyak ini terbuat dari campuran Refined Olive Oil dan sedikit Virgin Olive Oil. Minyak ini jarang di jual di pasaran, biasanya digunakan untuk masakan di restoran.

e. Lampante
Minyak ini tidak digunakan untuk konsumsi, tetapi digunakan sebagai bahan bakar lampu penerangan pada jaman dahulu. Sekarang minyak Lampante lebih banyak digunakan sebagai bahan bakar industri.

Penggunaan minyak zaitun sebagai konsumsi sehari-hari merupakan pilihan tepat untuk kesehatan kita. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa mengkonsumsi 2 sendok makan (23 gram) per hari berfungsi mengurangi resiko terserang penyakit jantung koroner, hal ini disebabkan karena minyak zaitun banyak mengandung lemak tak jenuh yang berfungsi meningkatkan HDL (asam lemak baik) dan menurunkan LDL (asam lemak buruk). Bahkan penelitian lebih lanjut telah melakukan pengujian korelasi antara konsumsi minyak zaitun terhadap kelenturan arteri pada dua relawan, relawan pertama diberi sepotong roti dan 40 ml minyak zaitun yang kaya akan kandungan polyphenol (zat antioksidan) – extra virgin oil, sedangkan relawan kedua diberi roti dan 40 ml minyak zaitun yang lebih sedikit kandungan polyphenol dalam beberapa hari. Setelah dilakukan pengukuran kelenturan arteri pada masing-masing relawan dengan menggunakan alat “Doppler Laser” dan tensimeter ternyata elastisitas arteri pada relawan pertama meningkat tajam dibandingkan relawan kedua, hal ini membuktikan bahwa mengkonsumsi extra virgin oil setiap hari meningkatkan kesehatan kita secara signifikan.

Selain baik untuk jantung minyak zaitun juga berguna untuk perawatan kecantikan, pencegahan kanker kolon karena kandungan asam lemak tak jenuhnya yang tinggi. Minyak zaitun tidak hanya mengandung asam lemak omega 3, atau omega 6 tetapi mengandung asam lemak omega 9 yang sangat baik untuk kesehatan kita.

Sumber : segobe lek.blogspot.com

Holy Fruit - Kaya Manfaat


Holy fruit, demikian sebagian orang memberinya julukan. Tidak salah karena buah olive (Olea europaea) memang termasuk tanaman purba yang sudah dikenal semenjak 3000 tahun sebelum Masehi. Rasanya yang khas dengan beragam manfaat semakin menambah daya tarik buah ini.

Sekilas Tentang Tanaman Olive
Olive juga dikenal dengan sebutan buah zaitun buah dari tanaman berkayu ini tumbuh di negara-negara Mediterania, seperti Italia, Prancis, Spanyol Maroko dll. Tanaman olive termasuk tanaman tahunan yang dapat tumbuh di lahan gersang sekalipun. Pohon biasanya akan berbunga pada musim semi dan buahnya mulai bisa dipanen pada akhir musim gugur sampai musim dingin.
Buah olive mentah berwarna hijau terang, seiring dengan matangnya buah, warna akan berubah menjadi ungu kehitaman. Olive mentah rasanya sedikit masam, getir dan agak pahit sehingga tidak cocok dihidangkan sebagai buah meja. Buah ini biasanya diolah dengan larutan garam berbumbu menjadi pickle olive seperti yang kita kenal, atau diekstrak sarinya menjadi olive oil atau minyak zaitun.

Pickle Olive
Buah olive biasanya dikonsumsi dalam bentuk asinan atau pickle. Proses membuatnya dengan merendam buah olive segar di dalam larutan garam berbumbu selama beberapa minggu. Selama perendaman akan terjadi proses fermentasi merubah citarasa buah olive menjadi lebih baik. Untuk memperkaya rasa dan mempercantik penampilan, adakalanya buah olive dikeluarkan bijinya dan diisi dengan paprika atau wortel.
Di Eropa maupun Middle East tradisi mengkonsumsi olive biasanya untuk campuran salad, dimakan dengan keju dan roti, topping pizza, campuran aneka hidangan atau untuk garnish masakan. Bagi mereka pickle olive sudah menjadi kebutuhan harian yang selalu ada disetiap waktu makan.

Olive Oil
Selain pickle, buah olive juga di ekstrak sarinya menjadi olive oil. Di pasaran banyak beredar ragam olive oil, berikut berikut beberapa diantaranya:
· Extra Virgin Olive Oil. Merupakan minyak olive paling murni dengan kadar asam 0,5-1%. Warnanya kehijauan, cocok untuk campuran saus salad.
· Virgin Olive Oil. Kandungan asamnya sekitar 4% dengan warna hijau kekuningan. Biasanya digunakan sebagai campuran masakan atau hidangan tumisan.
· Light Olive Oil. Adalah minyak olive dengan kadar asam lebih dari 4%. Berwarna kekuningan dan biasanya digunakan sebagai pengganti minyak goreng, terutama pada masakan Italia seperti pasta, pizza dan aneka masakan lainya.

Nutrisi Terkandung dan Manfaatnya
Hippocrates, bapak kedokteran moderen telah lama merekomendasikan untuk mengkonsumsi juice olive segar sebagai obat sakit mental dan gangguan pencernaan. Lain lagi dengan temuan Dr Dimitrrios Trichopoulos, kepala Departemen Epideminology Universitas Harvard. Hasil risetnya menunjukan, wanita yang banyak mengkonsumsi olive oil menurun 50% dari resiko terkena kanker payudara.

Olive oil juga mengandung antioksidan, zat yang dapat memerangi LDL Cholesterol penyumbat arteri penyebab penyakit jantung. Tidaklah salah kalau orang-orang Mediterania yang banyak mengkonsumsi olive oil jarang berpenyakit jantung. Selain itu olive oil juga mengandung vitamin E dan monounsaturated yang dapat meremajakan kulit, menjaga kelembaban dan menjaga kelenturan. Pantas saja jika Celeopatra, ratu cantik dari Mesir telah menggunakanya sejak dulu, sekarang bagaimana dengan Anda?. Penulis: Budi Sutomo